10
Jan
07

Sinar Mas, pemilik anyar perusahaan rongsokan

Perusahaan pulp asal Indonesia, PT Asia Pulp and Paper (APP) belakangan ramai disebut-sebut oleh media massa lokal di Kanada. Pasalnya, induk usaha kertas Sinar Mas Grup ini memborong aset perusahan pulp asal Kanada, Meadow Lake Pulp and Paper, pertengahan Desember 2006 lalu. Perusahaan pulp Kanada yang berdiri sejak tahun 1931 ini adalah perusahaan kongsian antara pemerintah propinsi Saskatchewan dan perusahaan hutan Millar Western. Dus, Sinar mas menjadi pemilik Meadow Lake Pulp and Paper.

“Kalau sudah waktunya, kami akan ngomong,” jelas Gandi Sulistyo, Managing Director Sinar Mas Grup. Toh, sejumlah media asing sudah melansir transaksi ini. Konon, kesepakatan pembelian aset Meadow Lake ini sudah dilakukan lewat tangan beberapa perusahaan Kanada yang mewakili Sinar Mas Grup. Namun, saat KONTAN berusaha mengkonfirmasi pembelian ini, Gandi tetap berkilah, “Belum, itu kan berita saja.” Berita atau sekadar rumor, nyatanya bukan hanya satu-dua media saja yang membincangkan APP dan Meadow Lake.

Sesungguhnya, agak lucu Sinar Mas membeli perusahaan pulp ini. Soalnya, perusahaan ini sudah dibangkrutkan oleh pengadilan Queen’s Bench atas permintaan pemerintah propinsi Saskatchewan, pada Februari 2006 lalu. Alasannya sederhana, pemerintah propinsi ogah terus-menerus menalangi perusahaan kertas yang memproduksi sekitar 500 ribu ton per tahun itu.

Tak kurang hingga US$ 321,6 juta sudah disuntikkan untuk Meadow Lake sejak 1990.  Ditambah lagi sekitar US$ 595,7 juta lagi yang tak pernah kembali ke kas pemerintah. Bahkan, mulai tahun 2001, perusahaan ini sudah terlilit hutang di bank dan mengalami kesulitan keuangan. Tak heran, Meadow Lake dijuluki sebagai perusahaan pulp yang paling banyak bermasalah dengan keuangan.

Lebih dari sekadar kesusahan permodalan, Meadow Lake juga terbelit masalah ilegal logging di sejumlah hutan alam di China maupun konversi hutan di Sumatra. Richard Brooks, Koordinator Greenpeace Canada bahkan menyayangkan masuknya APP ke Saskatchewan. Menurutnya, “Saya melihat ini akan menjadi pertanda yang buruk bila mereka masuk,” seperti yang dilansir dari Saskatchewan News Network.

Kalau sudah tahu sejarahnya begini, buat apa APP justru mengangkut semua aset milik Meadow Lake. Dasar Sinar Mas, perusahaan ini tak gentar dan bersikeras untuk menguras kantongnya demi berbelanja Meadow Lake. Telisik punya telisik, APP ternyata berambisi untuk menjadi industri kertas terbesar nomor enam di dunia yang juga merupakan pasar terbesar bagi industri kertas milik Meadow Lake. “Pulp Kanada itu untuk pasar Cina,” kata Yan Partawijaya, Direktur Sinar Mas.

Membeli aset rongsokan

Untuk menjadi tuan bagi aset milik Meadow Lake ini, APP menghabiskan sekitar US$ 38 juta. Angka pembelian APP ini terbilang kecil mengingat total investasi yang sudah digelontorkan oleh pemerintah propinsi Saskatchewan mencapai US$ 875 juta. Oleh sejumlah pihak, lantaran besarnya nilai total investasi pemerintah propinsi Saskatchewan ini, Meadow Lake disebut-sebut sebagai perusahaan yang sudah menghabiskan kocek pemerintah propinsi paling besar.

Tentu saja, dengan dibelinya aset Meadow Lake oleh Sinar Mas, maka pemerintah propinsi Saskatchewan bebas dari pengucuran modal untuk perusahaan pulp ini. Sebagai kompensasinya, bila transaksi ini sudah selesai, pemerintah propinsi Saskatchewan juga bakal meminta jatah sekitar 5% dari nilai yang pernah ditanamkan oleh mereka.

Kesepakatan pembelian aset Meadow Lake oleh APP ini baru akan diteken pada akhir Januari 2007 ini. “Kalau sudah selesai, nanti kami beritahukan, soalnya prosesnya macam-macam,” papar Gandi. Toh, sejumlah kesepakatan sudah dibikin. Diantaranya, APP harus bersedia mengoperasikan perusahaan pulp tersebut selama lima tahun dan tidak boleh menjual secuilpun aset Meadow Lake. Bila dalam kurun waktu lima tahun APP melego aset Meadow Lake dan menghentikan operasi perusahaan sebelum wkatunya, maka pinalti bakal digenggam oleh APP. Yaitu, APP wajib mengembalikan seluruh aset tersebut pada pemerintah propinsi Saskatchewan.

Dikangkanginya Meadow Lake oleh Sinar Mas ini membuat Don Roberts, Managing Director CIBC World Markets kemudian menjuluki APP sebagai perusahaan yang cukup agresif. Toh, Yan maupun Gandi memilih bungkam soal statusnya sebagai pemilik anyar Meadow Lake. Yan hanya memberi pertanda bahwa tujuan pembelian Meadow Lake oleh APP adalah untuk meggarap pasar Amerika Utara yang kosong. “Siapa tahu kita bisa menyasar pasar Amerika Utara,” tukasnya.

Bila hitungan Yan ini benar, maka Meadow Lake akan menjadi kepanjangan tangan Sinar Mas untuk mengisi pasar yang sudah ditinggalkan perusahaan pulp Prince Albert. Perushaan yang dibangun pada tahun 1968 ini dibeli oleh Weyerheuser dari pemerintah propinsi Saskatchewan senilai C$ 248 juta. Dalam dua tahun sejak dibeli pada tahun 1986, Weyerheuser menggelontorkan investasinya senilai C$ 315 juta. Karena rapornya tak juga biru, ditambah dengan tudingan atas kondisi pasar yang buruk, maka Weyerheuser menutup Prince Albert pada tahun 2005.

Meadow Lake yang dilirik dan langsung dibeli oleh Sinar Mas, tak urung membuat Roberts juga mengharapkan Prince Albert bakal dibuka kembali. Bila toh bukan Sinar Mas, perusahaan-perusahaan dari India dan China masih berpotensi untuk membangunkan kembali perusahaan pulp di Amerika Utara yang tengah pingsan.

Menurut Betrand Raynaldi, analis Panca Global Sekuritas, pembelian aset rongsokan oleh Sinar Mas ini pasti ada hitungannya sendiri, mulai dari material hingga pengoperasiannya. Dus, diborongnya aset Meadow lake sebagai perusahaan pulp terbesar di Kanada, “Tidak mempengaruhi perusahaan pulp milik Sinar Mas Grup di Indonesia, seperti PT Indah Kiat Pulp and Paper maupun PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk,” ujarnya.

Nah, lantaran aset yang diborong dari Meadow Lake Pulp and Paper ini rongsokan, jangan lupa menggosoknya hingga kinclong ya.


5 Responses to “Sinar Mas, pemilik anyar perusahaan rongsokan”


  1. April 2, 2007 at 3:48 pm

    numpang nimbrung ya,saya mau tanya ada yg tau ga dimana yg menerima kertas bekas dengan harga yg pling tinggi di jawa barat?thanks

  2. 2 tulus
    December 1, 2008 at 2:48 am

    mau tanya..PT sinar Mas memakai bahan bakar batu bara, mohon diberi kontak person kepala dept bagian limbah batubara…trima kasih.

  3. 3 Ramesh
    April 3, 2009 at 5:17 am

    Saya bikin box utk wine. Kalau ada minat tlg email ke ptsabnani@yahoo.com. Tks

  4. January 26, 2010 at 12:20 pm

    di mana yang bs nampung barang rongsokan d surabaya yg paling tinggi

  5. 5 ambhika dwi nugroho
    August 12, 2010 at 12:40 pm

    PT. SINAR MAS MEMANG PERUSAHAAN YANG PALING MANTAP…SIP..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


January 2007
M T W T F S S
« Dec   Feb »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Archives

Flickr Photos

Chin Scratching Short-eared Owl

Making A Splash

Chouette épervière -  Northern hawk owl - Surnia ulula

Trillium Lake Alpine Glow

Pierless

A Candlelight Dinner

friend and foe

Ice Age Arrows.

More Photos

%d bloggers like this: