25
Aug
07

Jimmy Halim, CEO PT Maestronic Abdi Karya: Konsumen Indonesia Tak Mudah Dipuaskan

Diam-Diam,pemain baru industri elektronik Haier mulai menggerogoti pasar indonesia. Anda yang tinggal di Jakarta mungkin masih asing dengan merek ini. maklum, produk asal China ini memilih untuk membangun pasar mulai dari daerah. Di Jawa Timur, misalnya, Haier mengklaim telah menguasai 15% hingga 20% pangsa pasar. itu hanya bagian dari ambisi mereka menguasai pasar kulkas dan pendingin ruangan di asia Tenggara pada 2013.Untuk meneropong strategi dan rencana Haier di indonesia, jurnalis KONTaN Femi adi Soempeno menemui Jimmy Halim, Presiden Direktur PT maestronic abdi Karya, perusahaan pemegang lisensi dan distribusi Haier di indonesia. Kami sarikan penuturannya untuk anda.
Sebenarnya, kami bukan pemain baru, lo. Pada 1992 kami malah pernah membangun pabrik di sini untuk memproduksi beberapa home appliances. Krisisekonomiyangmeng-Krisis ekonomi yang menghantam Indonesia pada 1998 mau tak mau membikin kami hengkang.

Berdasarkan hitungan kami, potensi pertumbuhan pemakai baru produk elektronik rumahtangga di Indonesia masih sangat besar. Silakan hitung saja, ada sekitar 240 juta penduduk Indonesia. satu rumahtangga terdiri dari empat orang, ada 60 juta rumahtangga. Dari jumlah itu, terdapat pelanggan prospektif yang jumlahnya sekarang diperkirakan mencapai 2 juta hingga 3 juta rumahtangga. Setiap rumahtangga yang masuk dalam kategori ini setidaknya membutuhkan dua unit AC. Begitu pula dengan produk lain. Itu sebabnya, Indonesia merupakan pasar perkakas elektronik rumahtangga yang bagus. Di negara lain, pasar seperti ini sangat kecil.

Kami menerapkan strategi menembus pasar yang berbeda-beda di setiap negara. Strategi untuk merangsek pasar Indonesia berbeda dengan pasar di luar negeri. Di Thailand, misalnya, kami masuk terlebih dulu dengan produk teve. Berbeda dengan masuk ke pasaran Indonesia, kami memulainya dengan AC. Strategi ini berbeda lagi saat kami masuk Malaysia. Di sana kami mengawali bisnis dengan mesin cuci.

Nah, kami masuk kembali ke pasar Indonesia saat ini dengan produk AC dan mesin cuci. Asal Anda tahu, Haier memimpin pasar AC di China selama delapan tahun terakhir dengan menguasai pasar sebesar 22,5%. Setiap tahun, tidak kurang 12 juta unit AC diproduksi untuk memenuhi kebutuhan di Negeri Tirai Bambu itu.

Kami melihat pasar Indonesia masih menarik. Itu sebabnya, kami memiliki beberapa strategi baru yang berbeda dengan yang terdahulu. Saat ini kami membuka pasar dari luar Jakarta, yaitu dari Jawa Timur, Bali, dan Kalimantan. Mengapa memulai dari daerah? melihat daya beli masyarakat Jakarta berbeda dengan daerah lain di Indonesia. Hitungan di atas kertas, promosi di Jakarta lebih menantang dan membutuhkan waktu yang lebih lama. Kalau melihat stabilitas pasar home appliances,,pasar di Jakarta cenderung lebih stabil. Bandingkan dengan di daerah yang lebih banyak orangnya sedang menjajal produk baru, seperti AC dan mesin cuci.

Hanya, kalau kami terjun langsung secara frontal di Jakarta, kami akan repot. Orang-orang di Jakarta punya resistensi yang besar terhadap barang baru. Tidak ada nilai positifnya kalau kami frontal dengan konsumen di Jakarta. Makanya kami mengepung Jakarta. Setelah itu baru kami akan masuk pasar Jakarta.

Pengalaman menggarap pasar dari daerah terlebih dulu mengajarkan kami soal karakteristik masyarakat daerah. Umpamanya, kalau orang di daerah berniat membeli produk kami, mereka akan membeli untuk sekadar mencoba. Setelah merasakan produk kami, mereka akan bercerita kepada teman-temannya. Nah, inilah yang membuat pasar di luar Jabotabek lebih menarik untuk produk anyar dibanding dengan di Jabotabek. Kami mencatat, di Jawa Timur, pasar Haier bisa mencapai 15% sampai 20%. Kaget orang, kok bisa, ya? Bisa!

Secara nasional kami berharap bisa menggigit kue di pasaran sekitar 12% dari pasar. Harapan itu bukan omong kosong, sebab kami memang benar-benar akan berkonsentrasi di pasar home appliances ini. Segmen yang kami bidik sama dengan sasaran perusahaan-perusahaan elektronik asal Korea. Tapi, kami enggan berkompetisi dengan mereka. Kami lebih suka menyebut diri sebagai produk alternatif

Meski demikian, kami pantang mundur. Dalam waktu dekat, malah kami akan membuka perakitan AC untuk pasar Indonesia. Hingga akhir tahun, kami mematok sekitar penjualan antara 5.000-10.000 unit AC. Bukan tidak mungkin perakitan AC ini kelak juga untuk memenuhi kebutuhan pasar Haier di Asia Tenggara. Kami tidak membikin perakitan mesin cuci di Indonesia. Produksi kotak putih yang bergoyang-goyang itu sudah difokuskan di Thailand setelah Haier mengakuisisi pabrik Sanyo di sana.

Kami belum berniat masuk ke pasar kulkas. Kami mendesain kulkas Haier dengan menaruh freezer di bagian bawah. Ternyata, kulkas jenis ini tidak terlalu laku di pasaran Indonesia. Berdasarkan survei konsumen Indonesia, anggota keluarga yang paling sering membuka kulkas adalah anak-anak. Sedikitnya, mereka membuka kulkas sebanyak 15 kali setiap hari. Itu sebabnya, keluarga enggan membawa pulang kulkas dengan model freezer ada di bawah begini. Mereka khawatir anak-anak akan cenderung lebih banyak minum es bila freezer diletakkan di bagian bawah.

Kami baru akan mulai menjual kulkas Haier di Indonesia pada akhir 2007 atau awal 2008. Permintaan konsumen Indonesia itu tidak mudah. Selain harganya harus murah, kulkasnya harus dingin. Padahal, teknologi kulkas ya, begitu-begitu saja.

Strategi pemasaran Haier di Indonesia ini sengaja kami rancang untuk memperkuat posisi Haier sebagai perusahaan manufaktur terbesar keempat di dunia. Tahun lalu, Haier membukukan pendapatan US$ 14 miliar dengan laba US$ 194 juta.

Pekerjaan Dobel, Gaji Tetap Satu

Sejak satu tahun terakhir, Jimmy Halim memang didapuk pemegang saham PT Maestronic Abdi Karya menjadi orang nomor satu di sini. Padahal, selama sepuluh tahun dia tak pernah berhubungan dengan perusahaan elektronik rumahtangga. Selama ini, Jimmy berkarier di PT Intraco Penta, perusahaan alat berat.

Jabatan terakhir yang dia sandang di sana adalah direktur pemsaran. Uniknya, meskipun sekarang mengurusi penjualan Haier, jabatannya di Intraco belum dia lepas. “Sebab pemegang saham ingin seperti itu,” kata Jimmy. Asal tahu saja, pemegang saham Maestronic memang sama dengan Intraco. Namun, tidak ada keterkaitan secara organisasi dengan Intraco.

Wah, gaji dobel? Ternyata tidak. Jimmy mengaku, gaji yang dia terima tetap satu. “Gaji satu, kerjaan dobel,” katanya sambil tertawa. Walaupun gaji tidak berlipat, Jimmy masih tetap bisa menjalankan hobi yang terbilang cukup menyedot kocek: mancing dan jetski. “Pada dasarnya semua yang berhubungan dengan laut saya suka,” kata Jimmy.

Saban bulan, dia tidak bisa melewatkan hobi yang makin rutin dia lakoni tiga tahun belakangan. Paling sering dia pergi ke Pulau Seribu untuk memancing atau main jetski. “Kalau di laut, rasanya semuanya milik sendiri,” katanya.


6 Responses to “Jimmy Halim, CEO PT Maestronic Abdi Karya: Konsumen Indonesia Tak Mudah Dipuaskan”


  1. 1 Tinno Tiffani
    October 9, 2008 at 4:46 am

    Mohon diberikan data alamat atau nomor telp dan contact person bagian sales dari PT, Maestronic Abdi Kaya untuk pembelian produk Haier. terima kasih

  2. 2 Ilsan Laman
    April 14, 2009 at 2:56 am

    Mohon diberikan data alamat. Email atau nomor telp dan contact person bagian sales dari PT, Maestronic Abdi Kaya. kami berencana untuk membeli beberapa unit Multideck case & Frozen Island case merek Haier .untuk ditempatkan di Pasar Swalayan kami.

    PT . Pasar Swalayan Maju Bersama
    Jl. Yos Sudarso No 123 – 125 Medan
    Tel. 061-6628120
    Fax. 061-6628130
    HP. 08196073831
    Email. ilsan.sunsun@gmail.com
    ILsan Laman.

  3. 3 agung
    July 15, 2009 at 7:52 am

    Mohon diinformasikan toko/distributor Freezer HAIER di Surabaya atau Malang-Jawa Timur

  4. 4 Yusuf.RL
    September 18, 2009 at 10:37 pm

    Mohon nomor telepon bagian penjualan part dari mesin cuci Haier di-Makasar atau Jakarta….

  5. 5 iyan
    October 11, 2009 at 1:15 pm

    Kapan ada rencana produk haier masuk ke pekanbaru – riau
    Apa ada rencana buat perwakilan sendiri atau sistem
    Keagenan?
    RBJ ELEKTRONIK
    Jl.kenanga no 88
    Tlp: 0761-572620, 7774693
    Hp: 08127571099
    Pekanbaru – riau

  6. 6 Jaka Yitma Wibawa
    August 22, 2011 at 11:22 pm

    Mohon dinformasikan alamat servise center mesin cuci merk haier di Surabaya, Terimakasih


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


August 2007
M T W T F S S
« Jul   Sep »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Archives

Flickr Photos

Chin Scratching Short-eared Owl

Making A Splash

Chouette épervière -  Northern hawk owl - Surnia ulula

Trillium Lake Alpine Glow

Pierless

A Candlelight Dinner

friend and foe

Ice Age Arrows.

More Photos

%d bloggers like this: