29
Sep
07

Gurihnya keran kredit dengan jaminan resi gudang

Petani kini tak pusing-pusing lagi memikirkan modal untuk bercocok tanam. Asal punya resi gudang, mereka menjadikannya sebagai jaminan untuk memperoleh pembiayaan dari perbankan.

Resi gudang adalah pembiayaan atau kredit untuk para petani atau pengepul yang menggunakan hasil panenan sebagai jaminannya. Payungnya adalah UUNomor 9 Tahun 2006 yang resmi berlaku sejak 14 Juli 2006.

Lebih dari setahun bergulir, kini makin banyak pemain baru yang mengucurkan kredit dengan agunan resi gudang ini. Kepala Biro Pasar Fisik dan Jasa Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Sutriono Edi mencatat, ada beberapa bank asing maupun lokal yang sudah teken kontrak untuk menyalurkan kredit dengan agunan resi gudang ini. Sebut saja Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Ekspor Indonesia (BEI), dan Bank Bukopin.

Selain itu, masih ada bank lain yang juga menunjukkan minatnya dalam bisnis ini. Sebut saja HSBC, Rabobank, Bank Niaga, Bank BNI, Bank Mega, Bank Jawa Timur, dan Bank Jawa Barat.

Menurut Sutriono, bank-bank tersebut kini tengah mengkaji skema yang bakal mereka terapkan dalam bisnis ini. “Harapan kami, bunga yang mereka patok bisa kompetitif,” ujar Sutriono. Kan, buat para petani.

Kata para bankir: kami tidak saling bersaing

Ibarat tentara mau pergi ke medan perang, bank-bank yang sudah teken kontrak itu berada dalam status siaga satu. “Semuanya sudah siap,” kata Sulistyohadi, Direktur Usaha Kecil Menengah (UKM) Bank Bukopin.

Kesiapan Bukopin meliputi produk, aturan main, payung internal, hingga kucuran kredit. Bahkan awal pekan lalu Bukopin merilis proyek percontohan resi gudang dengan jaminan gabah untuk para petani di Karawang.

Proyek ini merupakan hasil kerjasama Bukopin dengan Kementerian Negara Koperasi dan UMKM. “Prioritas tahap awal ini sejalan dengan program peningkatan beras,” ucap Sulis. Tak cuma sampai di situ, ke depan, Bukopin berencana memberikan kredit dengan jaminan jagung.

Bagi Bukopin, sebenarnya resi gudang ini bukan model pengucuran kredit baru. Menurut Sulis, sejak tahun 1990 Bukopin memiliki sistem pembiayaan dengan skema yang mirip dengan sistem resi gudang.

Misalnya saja, untuk petani tebu. Setiap musim panen tebu, kucuran kredit Bukopin mencapai sekitar Rp 400 miliar hingga Rp 500 miliar. “Nilai kredit yang kami berikan sebesar 70% atau 80% dari nilai komoditi yang menjadi jaminan,” ujar Sulis. Bank Mandiri juga bersiap membuka keran kreditnya untuk para petani. “Kami terbuka untuk memberi kredit,” ujar Direktur Korporasi Bank Mandiri Abdul Rachman.

Setali tiga uang dengan Bukopin, sejak 2003 sebenarnya Bank Mandiri juga punya keran kredit yang setipe dengan resi gudang ini. Hanya, waktu itu pasarnya bukan petani, melainkan perusahaan yang bertali-temali dengan hasil bumi. Yang unik, meski sama-sama mengincar pengutang yang sama yakni para petani, para bankir ini ogah kena tuding bersaing. Menurut Sulis, resi gudang ini pasarnya masih luas. Bank mana pun bisa menjadi dewa penolong bagi para petani yang membutuhkan suntik-an dana segar.

Ia memprediksi, nantinya tidak ada yang namanya rebutan nasabah atau petani. Hitungan Sulis, bank tidak akan bisa memilih nasabah. Soalnya, ada begitu banyak petani yang membutuhkan dana segar ini.

Bank rata-rata menawarkan bunga yang sama, yaitu sekitar 1% sampai 1,25% per bulan atau 12% hingga 15% per tahun. “Bunga resi gudang mengikuti bunga pasar,” kata Zulkifli Zaini, Direktur Komersial Bank Mandiri.

Soal risiko, bank-bank mengaku tidak khawatir. “Aturannya kan sudah disusun, jadi kami sudah mengukurnya,” ujar Zulkifli enteng. Dus, imbuhnya, asal skemanya benar, sudah pasti aman.

Hitungan Zulkifli, empat tahun terakhir ini sudah menggelontorkan setidaknya Rp 1 triliun ke kredit yang mirip dengan resi gudang. Nah, sebelum resmi menerapkan resi gudang, Bank Mandiri bakal melakukan pembenahan. “Kami bakal membikin skema modifikasi antara sistem yang kami miliki plus resi gudang ini,” kata Zulkifli.

Semoga saja dengan adanya resi gudang ini para petani kita bisa berjaya di negeri sendiri. Persis di negara-negara maju.


8 Responses to “Gurihnya keran kredit dengan jaminan resi gudang”


  1. 1 SQ
    October 2, 2007 at 6:46 am

    wah..kebetulan nih, saya juga kadang-kadang suka nulis tentang dunia perbankan.

    memang sampai sekarang masalah perbankan adalah kurangnya pengucuran dana kredit untuk UKM, kalau dalam tulisan ini.
    resi gudang bisa jadi jaminan dan sudah berjalan lebih dari setahun, artinya sudah ada langkah maju untuk mengatasi masalah tersebut.

  2. October 2, 2007 at 8:42 am

    wah!! hebat juga neh resi gudang,, semoga aja bisa nerusin slogan yang kemaren2,,,”swasembada pangan”.

  3. November 17, 2007 at 10:19 pm

    Kalau petani tidak bisa membayar, bagaimana? Adakah alternatif kebijakan ‘ resi gudang’ untuk mengatasi masalah ini?

  4. 5 eny
    December 14, 2007 at 9:23 am

    Teori sih bisa saja, tapi buktinya sampai saat ini tidak jalan karena infrastruktur belum terbentuk di pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
    Para petani enggan masukin komoditinya ke program resi gudang karena ketika pengarapan sawah dan pembelian saprodi telah meminjam dana dengan para tengkulak / ijon, akhirnya hasil sawahnya dipotong dengan utang petani dan sisanya dijual dengan harga rendah kepada tengkulak pada saat panen.
    Sebenarnya tujuan resi gudang adalah menahan penjualan ketika harga murah dan para petani akan mendapat keuntungan disaat harga tinggi setelah panen, mungkin bisa 1 atau 2 bulan kedepan.

  5. July 31, 2013 at 8:19 pm

    Pretty! This was an extremely wonderful post. Thank you for providing this info.

  6. August 7, 2013 at 12:08 am

    I am curious to find out what blog system you are utilizing?
    I’m experiencing some minor security issues with my latest website and I would like to find something more risk-free. Do you have any suggestions?

  7. August 16, 2013 at 1:57 pm

    Hello to every one, the contents present at this website are in fact amazing for people knowledge, well,
    keep up the good work fellows.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


September 2007
M T W T F S S
« Aug   Oct »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Archives

Flickr Photos

Chin Scratching Short-eared Owl

Making A Splash

Chouette épervière -  Northern hawk owl - Surnia ulula

Trillium Lake Alpine Glow

Pierless

A Candlelight Dinner

friend and foe

Ice Age Arrows.

More Photos

%d bloggers like this: