05
Jan
08

Hari Gini, Pakai Ponsel Tanpa Pemutar Musik?

Memasuki tahun 2008 ini, para pemain telepon seluler tampak lebih optimistis. Meski persaingan ketat, penjualan ponsel cukup memuaskan. Apalagi, pasarnya terus berkembang. Soalnya, menurut lembaga penelitian Research On Asia (ROA), tahun lalu, jumlah pengguna ponsel bisa mencapai 94,7 juta, naik dari 68 juta pada 2006. Diperkirakan, tahun 2010 penggunanya sudah mencapai 133 juta.

Tak heran, jika produsen ponsel tak segan untuk meluncurkan produk terbaru untuk pasar Indonesia. Apalagi, pasar Indonesia cukup unik. Survei membuktikan, tiap tujuh atau delapan bulan sekali, konsumen Indonesia cenderung berganti ponsel.

Maklum, konsumen menggunakan ponsel tidak sekadar untuk menelepon atau SMS belaka, tapi juga bagian dari gaya hidup.

Menarik jika sebentar melihat, tren ponsel jenis apa yang bakal laku dan dicari tahun ini. Ada beberapa sudut pandang yang bisa dipakai. Dari ukuran produk terlaku, tentu saja pasar terbesar adalah ponsel low end dengan kisaran harga di bawah Rp 1 juta. “Soal harga, di Indonesia itu cukup sensitif,” ucap Agus Sugiharto, Manajer Pemasaran PT Samsung Electronics Indonesia.

Agus memperkirakan, bakal banyak produk ponsel low end yang membanjiri pasar. Bedanya, tren ponsel kelas ini tak lagi monokrom dan layar kecil. “Nantinya bakal layar warna, ada MP3, bahkan berkamera,” tandasnya. Selain harga cenderung turun, produk ponsel dari China semakin berani memberi fitur canggih dengan harga miring.

Di kelas menengah, persaingan semakin ketat. Ponsel dengan banderol harga antara Rp 1 juta sampai Rp 2 juta bakal cepat berkembang. “Tahun ini, ponsel 3G bisa menyentuh harga Rp 1 juta,” tutur Agus. Adu fitur canggih seperti pemutar video, musik, dan kamera berpiksel besar bakal terjadi. “Produk bukan atas kemauan produsen, tapi permintaan konsumen,” tandas Andre Tanudjaja, Manajer Umum Penjualan dan Pemasaran LG Mobile and Communication Indonesia.

Dari sisi fitur, Andre memperkirakan ponsel dengan kemampuan full multimedia bakal lebih diminati. “Yang termasuk di sini adalah fitur musik, film, kamera, dan internet,” ungkapnya.

Mieske Surjadinata, Manajer Pemasaran Sony Ericsson Indonesia, melihat unsur lifestyle juga menonjol. “Harus ada nilai tambah bagi konsumen, tak sekadar handphone,” tambahnya.

Unsur hiburan

Meski saat ini pasarnya masih kecil, tren permintaan ponsel dengan fitur hiburan seperti TV tuner, streaming, games bakal naik. “Unsur hiburan dalam satu genggaman bakal diminati,” ungkap Kusuma Ruslan, Manajer Pemasaran PT Tirta Citra Nusantara. Pantas saja, belakangan fitur ini tak cuma disediakan oleh ponsel buatan China. Vendor besar pun mulai melirik ke situ.

Munculnya ponsel dual mode rupanya juga mendapat tanggapan positif dari pasar. Kusuma memperkirakan, tahun ini jenis ponsel ini bakal tumbuh. “Baru tahun pertama saja penjualannya cukup bagus,” katanya. Persaingan seru lantaran diperkirakan ada 20 merek ponsel baru masuk ke Indonesia. Sebagian produknya berasal dari China.

Cara ekspansi tiap produsen ponsel beragam. Sebagian besar bakal menggarap pasar tradisional lewat jaringan para pedagang. Tapi, sebagian lebih memilih menggandeng pihak lain, khususnya operator. Nexian dan ZTE, misalnya, menggandeng Flexi dan Esia, StarOne, dan Fren. Samsung, Nokia, Motorola menggandeng Telkomsel, Indosat, dan XL.

Bagi Agus, pilihan untuk bundling cukup realistis. “Selain mendukung brand awareness, cara ini membantu mendorong penjualan,” katanya. Pengalaman Samsung, pembundelan bisa mendongkrak penjualan sampai dua kali lipat. “Tergantung paketnya menarik enggak,” timpalnya.

Kusuma, yang memegang merek HiTech, mengaku tak tertarik melakukan bundling. “Target penjualan tak bisa dikontrol. Marginnya tipis,” katanya. Pihaknya lebih memilih mendorong jaringan layanan purnajual ketimbang sekadar mendongkrak penjualan.

Lebih dari 70% pasar ponsel sekarang memang masih berpusat di Pulau Jawa. Tahun ini, produsen bakal menggarap pasar di luar Jawa. “Kita sedang menjangkau pasar di daerah,” ujar Agus.

+++++
Adu Kamera Lima Mega

Apa ponsel yang paling ditunggu tahun ini? Beberapa produsen ponsel sudah punya andalannya masing-masing. Selain adu fitur tercanggih, mereka juga menjual model yang semakin mendekati dunia fashion.

Nokia, misalnya, bakal mengandalkan N82. Ponsel multimedia ini menggabungkan fungsi fotografi, navigasi, dan koneksi data cepat. Produk ini dilengkapi A-GPS, kamera 5 megapiksel, lampu kilat Xenon, koneksi wi-fi, dan menu 3D multimedia terbaru.

Samsung mengeluarkan F490, ponsel layar 3,2 inci dengan teknologi layar sentuh. Dilengkapi kamera 5 megapiksel, ponsel sliding ini begitu tipis. Generasi terbaru two on F700 juga bakal keluar. Ponsel ini menggunakan desain Armani dengan layar lebar beresolusi QVGA.

Sony Ericsson tetap mengandalkan ponsel walkman seperti W910i yang bisa melenggang di jaringan UMTS dan HSDPA. Ponsel ini memiliki fitur shake control, mengendalikan lagu tanpa menyentuh tombol. Ada juga W960i yang sudah mendukung wi-fi, stereo bluetooth sekaligus bisa menyimpan 8.000 lagu.

LG bakal mengeluarkan KU990 Viewty yang berjalan di frekuensi HSDPA. Selain kamera 5 megapiksel lengkap dengan flash dan fitur autofocus, ponsel ini punya fitur bluetooth A2DP, radio FM, MP3/MPEG4/WMV/ACC, DivX player, dan layar TFT touchscreen 256.000 warna.

Nah, tahun baru, hape baru.


0 Responses to “Hari Gini, Pakai Ponsel Tanpa Pemutar Musik?”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


January 2008
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Archives

Flickr Photos

Lago di Braies

Red and Gold

Sol Duc Falls

Wasting Light

Back to forest

Red Lane 3

Prairie Falcon 2016

Suitcases

More Photos

%d bloggers like this: