27
Jan
08

Menilik seluk-beluk bisnis jasa pelatihan motivasi

Suasana di dalam ruang itu sunyi. Hanya orang yang berdiri di tengah ruang tersebut yang berbicara. Sementara itu, mata sekitar 20 orang yang duduk memenuhi bangku yang ada di ruangan tersebut terfokus pada sosok yang sedang berbicara itu. Setelah si pembicara menyelesaikan ceritanya, sontak para pendengarnya berebut untuk mengomentari cerita yang baru saja disampaikan.

Begitulah suasana dalam sebuah pelatihan motivasi. Belakangan ini, kegiatan-kegiatan pelatihan motivasi memang sangat sering digelar, baik itu pelatihan yang diadakan untuk kepentingan satu institusi atau perusahaan tertentu (in house training) maupun pelatihan motivasi untuk umum (public training).

Dari maraknya kegiatan-kegiatan seperti inilah banyak nama motivator — atau sering juga disebut dengan istilah public speaker, trainer, inspirator, dan sebagainya — menjadi terkenal. Anda tentu sekarang sudah tidak asing lagi dengan nama Gede Prama, Tung Desem Waringin, Andrie Wongso, Mario Teguh, Anthony Dio Martin, ataupun Prie G.S. Ini adalah sedikit dari sekian banyak motivator yang sekarang banyak mendapatkan order untuk memberikan pelatihan motivasi.

Profesi motivator sendiri sejatinya bukanlah profesi yang baru di Indonesia. Sejak 10 tahun silam profesi ini sudah mulai tumbuh di Indonesia. Hanya, “Dalam waktu lima tahun belakangan ini pertumbuhannya luar biasa,” tutur Anthony Dio Martin, salah seorang motivator tenar.

Pertumbuhan bisnis motivator yang pesat ini dipicu oleh permintaan akan jasa motivator yang juga terus membengkak. Paling sering, permintaan ini datang dari perusahaan-perusahaan yang ingin memberikan pelatihan motivasi baik untuk karyawan maupun untuk para direksinya.

Ada beberapa hal yang memicu naiknya permintaan untuk jasa motivator ini. Misalnya, saat ini banyak masalah yang muncul dalam pekerjaan, akibat demotivasi alias penurunan motivasi karyawan. Padahal, masalah yang dialami karyawan tersebut bisa mempengaruhi kinerja perusahaan secara umum. Dus, dengan memberi pelatihan motivasi untuk karyawan, si karyawan tadi diharapkan bisa melihat dan mengatasi masalah yang ada.

Selain itu, banyak perusahaan yang meyakini bahwa memberikan motivasi bagi karyawan bisa meningkatkan kinerja para karyawan. Salah satu caranya adalah memberikan pelatihan motivasi.

Di lain pihak, persaingan usaha sudah semakin ketat, ditambah lagi, tuntutan dari pelanggan juga semakin berkembang. Oleh karena itu, perusahaan harus terus melakukan inovasi agar produk mereka tetap diterima oleh konsumen.

Lewat pelatihan-pelatihan motivasi inilah perusahaan berharap bisa mendapatkan ide bisnis baru yang bisa mereka pakai untuk meningkatkan penjualan. “Kami ini pekerjaannya menjual ide dengan cara-cara yang menghibur, sehingga orang tidak merasa digurui,” ujar Martin, panggilan akrab Anthony Dio Martin.

Kebanjiran peminat

Motivasi-motivasi yang didapatkan dari pelatihan motivasi ini memang cukup sukses mendongkrak kinerja perusahaan. “Banyak perusahaan yang sudah menulis testimoni tentang keberhasilan mereka menaikkan penjualan karena motivasi saya,” ujar Tung Desem Waringin. Sudah banyak yang tahu, Tung sukses memotivasi karyawan Columbia Furniture sehingga omzet perusahaan tersebut melonjak sampai 430%.

Pasar terbesar bagi bisnis motivator ini memang masih perusahaan, terutama yang memiliki tujuan mendapatkan profit. Tapi, belakangan ini lembaga-lembaga pemerintah, lembaga nonkomersial, sekolah, bahkan lembaga agama pun ikut mengundang motivator untuk memberikan pelatihan motivasi. “Permintaan untuk motivator semakin meningkat,” kata Prie G.S., motivator yang juga Pemimpin Redaksi Tabloid Cempaka.

Jadi, jangan heran kalau sekarang ini tawaran buat para motivator untuk memberikan pelatihan motivasi berdatangan dari berbagai institusi. Tung Desem pernah harus memberikan 52 ceramah dalam sebulan. Dus, dia sempat mengandalkan helikopter sebagai alat transportasinya. Sekarang, dalam sebulan Tung membatasi hanya mengisi sekitar 25 ceramah.

Pelatihan motivasi yang digelar oleh para motivator untuk umum, bukan atas permintaan satu institusi tertentu juga selalu kebanjiran peminat. Padahal, biaya untuk mengikuti pelatihan motivasi ini — sering juga disebut “investasi” — tidaklah kecil.

Lihat saja biaya pelatihan yang diadakan HR Excellency, perusahaan yang didirikan Martin. Untuk workshop Hypnotherapy yang bakal digelar tanggal 28 Januari-29 Januari nanti, tiap peserta dipungut biaya Rp 2.750.000. HR Excellency sendiri dalam satu bulan rata-rata mengadakan 4-5 seminar dan 6-7 training, baik itu atas order perusahaan maupun atas inisiatif sendiri.

Sementara itu, tarif untuk memberikan pelatihan yang diminta institusi tertentu tentunya lebih besar lagi. “Fee motivator biasanya sekitar Rp 40 juta-Rp 50 juta,” ujar Prie. Namun, para motivator tidak melulu mematok tarif mahal tiap memberikan pelatihan. Kadangkala motivator tidak menarik tarif sepeser pun, alias gratis. “Kalau untuk lembaga keagamaan, biasanya gratis,” ujar Martin.

Tung Desem juga memberikan pendapat senada. “Kalau yang memanggil organisasi keagamaan, terserah saja mereka mau kasih berapa,” ujar pengarang buku Financial Revolution ini.

Melihat pengguna jasa motivator yang terus bertambah, tak perlu heran kalau para pemainnya yakin prospek bisnis ini ke depan masih cerah. “Ini akan jadi industri yang besar,” ujar Martin yang kerap mendapat sebutan The Best EQ Trainer ini.

+++++
Hati-Hati Memilih Motivator

Menjadi motivator –sering juga disebut dengan istilah trainer, speaker atau inspirator– bukanlah pekerjaan yang mudah. Bayangkan saja, seorang motivator dituntut untuk bisa memotivasi sekelompok orang agar mereka bisa mencapai target tertentu. Misalnya, mampu menggenjot omzet bagi perusahaan tempat dia bekerja.

Dus, tidak semua orang bisa menjadi motivator yang andal. Untuk mendapat hasil yang baik, Anda harus memilih motivator yang benar-benar bisa memotivasi. Tarif mahal bukan jaminan motivator tersebut bermutu. Sebaliknya, tarif murah juga bukan berarti motivator tersebut jelek. Lantas, bagaimana cara memilihnya?

Yang jelas, pertama, Anda harus memperhatikan pengalaman si motivator dalam memberikan pelatihan motivasi. Seberapa sering si motivator memberikan pelatihan, dan lembaga mana yang pernah menggunakan jasanya. Itu bisa jadi pertimbangan.

Selain itu, perhatikan juga berapa kali si motivator dipanggil oleh satu lembaga untuk memberi pelatihan di lembaga tersebut. Kalau si motivator sampai dipanggil berkali-kali untuk mengisi pelatihan di satu lembaga tertentu, artinya pelayanan yang diberikan si motivator cukup memuaskan.

Kedua, perhatikan juga materi yang ditawarkan motivator. Kebutuhan masing-masing perusahaan pasti berbeda. Pastikan motivator yang akan Anda pilih memiliki program pelatihan yang cocok dan solusi yang tepat untuk diaplikasikan pada perusahaan Anda. Jangan sampai Anda memilih motivator yang hanya memiliki program pelatihan generik, yang belum tentu cocok diaplikasikan di perusahaan Anda.

Ketiga, pilih motivator yang memang mengaplikasikan metodenya dalam kehidupannya sendiri. Dus, dia bisa membuktikan metode itu pernah digunakan dan sukses. Jadi, jangan pilih motivator yang hanya bisa cuap-cuap.


4 Responses to “Menilik seluk-beluk bisnis jasa pelatihan motivasi”


  1. March 3, 2011 at 10:49 pm

    terima kasih atas informasi nya mas

  2. 3 ariasani
    May 13, 2012 at 12:41 pm

    klo kita punya usaha di bidang motivator … untuk mendapatkan izin melakukan pelatihan itu sendiri hrs kita dptkan dr dinas/lembaga terkait yg mana ??

  3. October 19, 2013 at 12:15 pm

    Penjelasan yg sangat bermanfaat, luar biasa


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


January 2008
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Archives

Flickr Photos

Chin Scratching Short-eared Owl

Making A Splash

Chouette épervière -  Northern hawk owl - Surnia ulula

Trillium Lake Alpine Glow

Pierless

A Candlelight Dinner

friend and foe

Ice Age Arrows.

More Photos

%d bloggers like this: