22
Feb
08

Ada lagi, Apartemen di Tengah Kota

Anda yang tak betah bermacet-macet ria di jalanan Jakarta kini ada solusinya. Tak lama lagi, Gapura Prima Group bakal memulai membangun apartemen di lokasi yang sangat strategis dan dekat dengan kawasan bisnis di Jakarta, yaitu MT Haryono Square.

Persisnya, hunian jangkung ini bakal tumbuh di persimpangan jalan antara Jalan Otista, Jalan Dewi Sartika, Jalan Gatot Subroto, dan Jalan M.T. Haryono. Yang lebih menggiurkan, MT Haryono Square berada tepat di depan halte busway. “Sehingga dapat mempermudah akses transportasi dan menghemat uang,” kata Gandi, Marketing Penjualan MT Haryono Square.

Akses lainnya, apartemen ini juga dekat dengan stasiun Cawang Atas. Jadi, pengguna kereta api tetap bisa menggunakan jasa angkutan rakyat nan murah itu dengan capaian waktu yang relatif singkat.

Eh, tapi bangunan itu belum berdiri, lo, saat ini. Malah, pengembang masih membenahi kantor pemasarannya. Kalau tak meleset, pembangunan MT Haryono Square ini baru akan dimulai bulan Februari 2008 ini. Kalau semua lancar, dua tahun lagi apartemen ini sudah bisa dihuni para pemiliknya.

Pengembang apartemen ini sudah mulai mulai memasarkan unit-unitnya pada Expo Property di Jakarta Convention Center yang berlangsung hingga 4 Fe-bruari 2007 mendatang.

Meski berada di bawah bendera pengembang Gapura Prima Group, pada dasarnya MT Haryono Square bukan merupakan bagian dari Gapura Prima Group. “Apartemen ini merupakan milik keluarga Rudi Margono, Presiden Direktur Gapura Prima Grup,” kata Sekretaris Perusahaan Gapura Prima Rosihan Saad.

Daftar saja, masih bisa

Berdiri di atas lahan seluas 7.000 m2, MT Haryono Square terdiri dari 21 lantai dan memuat 350 unit. Dari 350 unit ini tersedia empat tipe unit apartemen, yaitu tipe A, tipe B, tipe C, dan tipe D.

Untuk tipe A, seluas 53 m2 yang terdiri dari dua kamar, harganya Rp 700 juta. Tipe B seluas 32 m2, terdiri dari satu kamar, dengan harga Rp 331,5 juta. Tipe C seluas 42 m2, terdiri dari satu kamar dengan harga Rp 430 juta. Tipe D seluas 39 m2 yang terdiri dari satu kamar dengan harga Rp 400 juta.

Apartemen ini dirancang untuk segmen kelas menengah ke atas. Jadi, jangan heran kalau pengembang MT Haryono Square mematok harga yang relatif tinggi. Tapi bila dibandingkan dengan lokasinya yang strategis, agaknya banderol segitu cukup sebanding.

Unit-unit MT Haryono Square ini bisa Anda bungkus dengan pembayaran cicilan sebanyak 23 kali. Kalau tertarik dengan skema ini, pemilik apartemen sudah menggandeng Bank Mandiri, Bank Niaga, dan Bank BNI untuk menyediakan kredit. Bunganya juga bisa menjadi pertimbangan yaitu 7,7%-9,9% per tahun.

Seperti pengalaman Gapura Prima Group yang membangun Apartemen Bellezza di Permata Hijau, rencananya MT Haryono Square ini bakal dilengkapi pula dengan pusat perbelanjaan, office tower, pusat kebugaran, kolam renang, dan function hall.

Trik Rudi mempromosikan apartemen ini jamak dijumpai pada pengembang lain, yaitu memberikan diskon khusus bagi sejumlah pembeli pertama. Menurut Gandhi, 10 pengunjung pameran yang membeli apartemen ini bakal mendapatkan sunatan harga yang lumayan besar.

Misalnya saja unit tipe B, yang dibanderol seharga Rp 331,5 juta, bakal tersunat hingga menjadi Rp 253 juta saja. Yummy, kan?

Kata Gandhi, jatah diskon sebetulnya sudah habis. “Tapi kalau masih ada yang mau, daftar saja,” katanya. Siapa tahu, imbuh Gandhi, calon pembeli yang mendapatkan diskon khusus ini tiba-tiba mengundurkan diri.

Soal status, unit apartemen di MT Haryono Square ini bersifat sertifikat hak milik. Nantinya, akan diberikan setelah pemilik unit melunasi cicilan kreditnya. Nah, dari masa pelunasan ini, sertifikat hak milik akan diberikan setelah tiga atau enam bulan kemudian.

Meski kemunculan MT Haryono Square ini bisa dibilang belakangan, pengembang MT Haryono Square optimistis bisa menjual seluruh unit apartemen mereka. Hitungannya, jika dijadikan investasi, unit apartemen ini bisa memberikan keuntungan besar. Sebab, harga apartemen ini diperkirakan akan naik 2,5% dalam tiga bulan, atau 10% dalam setahun.

Kemunculan MT Haryono Square bakal menambah panjang daftar apartemen yang ada di Jakarta. Perdebatan kelebihan atau kurangnya pasokan apartemen di Jakarta memang belum berujung. Tapi, General Manager Sahid Sudirman Residence Ronny E. Mongkar punya pendapat beda. “Saya tidak sepakat kalau dibilang kelebihan pasok. Sebab, kebutuhan apartemen di Jakarta masih besar,” ungkap Ronny.

Apalagi untuk segmen menengah atas, “Pasokannya masih kurang,” imbuh Ronny.


0 Responses to “Ada lagi, Apartemen di Tengah Kota”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


February 2008
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  

Archives

Flickr Photos

Chin Scratching Short-eared Owl

Making A Splash

Chouette épervière -  Northern hawk owl - Surnia ulula

Trillium Lake Alpine Glow

Pierless

A Candlelight Dinner

friend and foe

Ice Age Arrows.

More Photos

%d bloggers like this: