09
May
08

BBM naik, NPL menggemuk

Kegelisahan kini membayangi perusahaan pembiayaan atau multifinance. Ini bertemali dengan rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak alias BBM. Sebab, kenaikan harga BBM akan melambatkan laju bisnis mereka. Bahkan banyak perusahaan multifinance mulai berhitung kenaikan harga BBM juga akan mendongkrak kredit macet mereka.

Ini jelas bukan hitungan yang mengada-ada. Tengok saja data Bank Indonesia (BI). Pada triwulan pertama 2008 total pengucuran kredit oleh multifinance mencapai Rp 113,93 triliun atau tumbuh 18,83%. Ini jauh lebih rendah ketimbang pertumbuhan kredit pada kuartal satu 2007 yang tumbuh hingga 47,78%. Nah, rencana pemerintah menaikkan harga BBM dalam waktu dekat ini tak ayal membuat pelaku bisnis multifinance ketar-ketir.

“Kami harus berjaga-jaga,” kata Dennis Firmansyah, Sekjen Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI). Berdasarkan prediksi APPI, jika harga BBM naik hingga 30%, “Tingkat kredit macet atau non performing loan (NPL) akan naik 1% hingga 1,5%,” ujar Dennis.

Senada, Presiden Direktur Niaga Finance Budi Wasito bilang, jika pemerintah menaikkan harga BBM per 1 Juni 2008, kondisi lembaga pembiayaan bakal lunglai dua hingga tiga bulan sesudahnya. “Setelah itu, semua pihak akan kembali menyesuaikan,” ujar dia. PT Wahana Ottomitra Multiartha (WOM) bahkan mulai bersiap. Suwandi Wiratno, Presiden Direktur WOM, mengaku tengah mencermati konsumen yang dapat dipertahankan atau malah dibuang lantaran menyebabkan kredit macet di WOM. Maklum, nasabah juga kian terjepit.

Mereka bukan cuma menanggung kenaikan harga BBM, tapi juga takut multifinance akan menaikkan bunga. Beberapa perusahaan pemberi kredit memang sudah kabar-kabar akan mendongkrak bunga pinjamannya 0,5%-1,25%. “Ini tak bisa dihindari lantaran bank juga mulai menaikkan bunga karena bunga patokan sudah naik,” ujar Suhartono, Presiden Direktur FIF

Kenaikan bunga ini tentu melemahkan kemampuan bayar nasabah. Apalagi umumnya multifinance mematok bunga yang tinggi, yakni 26%-40% per tahun. Jika bunga kredit ini naik lebih tinggi lagi, bisa-bisa terjadi kenaikan kredit macet.

Hingga Maret 2008, kredit macet di FIF sekitar 2,1%. Di Niaga Finance sekitar 0,98%, dan WOM sebesar 2%-2,5%. Sayang, mereka kompak mengaku belum berhitung berapa kenaikan NPL mereka jika harga BBM naik. Yang jelas, untuk mencegah agar kredit seretnya tak semakin menggelembung, perusahaan multifinance merancang beragam strategi menghadapi kenaikan harga BBM per 1 Juni 2008 nanti. Pertama, memangkas target penjualan.

Niaga Finance, contohnya. “Juni nanti kami akan mengoreksi target pembiayaan tahunan 20% lebih rendah,” kata Budi. Semula, Niaga Finance mematok target pembiayaan Rp 1,5 triliun atau lima kali lipat di atas pembiayaan tahun 2007 yang sebesar Rp 300 miliar. Kendati hingga April ini telah berhasil menyalurkan kredit Rp 300 miliar, Niaga Finance tetap merevisi target kucuran kreditnya menjadi Rp 1,2 triliun saja.

Kedua, memperketat persetujuan kredit. Caranya, mengunjungi rumah calon debitur untuk menilai kelayakannya sebelum menyetujui pencairan kredit. Cara lain ditempuh FIF yang menggunakan sistem skoring dalam menilai kelayakan pencairan kredit. FIF mengantongi data 2,1 juta nasabah potensial di Indonesia. “Kami punya tipe-tipe nasabah yang tak boleh disetujui kreditnya berikut tipe-tipe nasabah yang harus dikejar,” kata Suhartono.

Ketiga, agar NPL tak menggunung, multifinance menugaskan para kolektornya lebih agresif mengingatkan nasabah membayar pinjaman. Layaknya kolektor kartu kredit, nasabah bakal ditelepon agar membayar cicilan kendaraan sebelum jatuh tempo. Budi mengalkulasi, keberhasilan skema ini mencapai 70%.

Keempat, multifinance juga siap-siap merestrukturisasi utang. Mereka bakal menyeleksi ulang nasabah yang mampu dan tidak mampu meneruskan pinjaman. WOM, contohnya. “Bakal ada pemilahan nasabah. Pada yang tidak mampu meneruskan cicilan akan dilakukan restrukturisasi utang,” kata Suwandi. Seandainya bensin bisa diganti air, tentu kekhawatiran menggunungnya NPL multifinance ini tak akan datang sepagi ini. o


0 Responses to “BBM naik, NPL menggemuk”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


May 2008
M T W T F S S
« Apr   Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Archives

Flickr Photos

Lago di Braies

Red and Gold

Sol Duc Falls

Wasting Light

Back to forest

Red Lane 3

Prairie Falcon 2016

Suitcases

More Photos

%d bloggers like this: