27
Jun
08

cokelat: pahit rasanya, banyak manfaatnya

Cokelat. Kudapan segala usia ini merek dan bentuknya beragam. Di Indonesia, cokelat favorit anak-anak jaman dulu adalah cokelat cap Ayam Jago. Batangan cokelat ini tipis dengan ukuran sedang, tanpa caramel, almond maupun cashew di dalamnya.

Semua jenis cokelat yang ada di dunia ini berasal dari pohon kakao, bukan pohon cokelat. Pohon ini hanya dapat tumbuh dengan baik dengan syarat tanpa perubahan suhu yang ekstrem, cukup sinar matahari dan curah hujan. Tidak aneh, kalau kita dapat me-nemukan tumbuhan ini hidup di daerah-daerah yang beriklim tropis.

Pohon kakao yang bijinya dapat diolah menjadi cokelat ada tiga macam, yaitu criollo, forastero, dan trinitario. Jenis yang pertama, criollo, adalah yang paling superior dan hanya tumbuh daerah Amerika Tengah, Kepulauan Karibia, dan sebagian kecil bagian utara Amerika Selatan. Keunggulannya terletak pada kompleksitas rasa namun lembut dengan rasa cokelat klasik yang rendah, tetapi sangat kaya pada secondary note dengan jejak yang bertahan lama di mulut. Sa-yangnya, criollo kini sudah sangat sulit ditemukan dan hanya menghasilkan buah yang sedikit jumlahnya. Kalaupun ada, harganya sangat mahal di pasar kakao.

Kebalikannya, forastero, boleh dikatakan sebagai pohon kakao industri. Karena lebih tahan akan tuntutan lingkungan sekitarnya, jenis ini sangat mudah ditemukan di berbagai negara yang memiliki iklim tropis. Selain itu varietas ini sangat produktif menghasilkan buah kakao. Hanya saja, kualitasnya kalah dibandingkan de-ngan criollo. Bijinya memiliki karakter rasa khas cokelat sangat kuat, dengan periode secondary notes yang singkat. Namun ada juga beberapa varietas dari forastero yang memiliki karakter rasa yang sangat komplek, seperti arriba dan nacional.

Sedangkan trinitario adalah perkawinan criollo dan forastero. Uniknya, mereka “menikah” tanpa paksaan, alias terjadi secara alami. Lebih spesifik lagi antara amelonado forastero dengan criollo setempat. Nah, kabar baiknya adalah jenis ini memiliki “kekuatan fisik” forastero dan inner beauty dari criollo. Cantik luar dalam lah kalau ia seorang manusia. O ya, nama trinitario diberikan karena asal muasalnya terdapat di Trinidad.

Nah, biji kakao ini kaya akan antioksidan flavonoid. Coba intip prosentase kakao dalam sebatang cokelat. Dalam kemasannya, tertera kakao 27%, 41% bahkan 71%. Semakin banyak kandungan cokelat murni dalam suatu produk cokelat, warna cokelat semakin gelap dan kadar antioksidannya juga semakin tinggi. 

Biji coklat mengandung lemak 31%, karbohidrat 14% dan protein 9%. Protein coklat kaya akan asam amino triptofan, fenilalanin, dan tyrosin. Meski coklat mengandung lemak tinggi namun relatif tidak mudah tengik karena coklat juga mengandung polifenol (6%) yang berfungsi sebagai antioksidan pencegah ketengikan.

Sebatang coklat pekat mengandung flavonoids setara dengan 6 apel, 4,5 cangkir teh, 28 gelas anggur putih dan 2 gelas anggur merah. Tanaman lain yang mengandung zat sejenis adalah tanaman teh dan anggur, namun kandungan flavanoid pada cokelat jauh lebih tinggi daripada tanaman lain.

Hanya saja kandungan flavanoid banyak yang hancur saat biji kakao diproses menjadi cokelat di dalam pabrik. Rasa asli biji coklat sebenarnya pahit akibat kandungan alkaloid. Ketika perusahaan cokelat membuat gula-gula, rasa dan warna cokelat alami padat justru dihilangkan. Sehingga, kandungan penting cokelat pun ikut hilang. Walhasil, produk cokelat yang beredar di pasaran saat ini hanya didominasi lemak dan gula saja. 

Kendati dihantui oleh kegemukan lantaran konsumsi cokelat yang berlebihan, nyatanya cokelat banyak kok manfaatnya buat tubuh. Salah satunya, karbohidrat yang dibentuk oleh senyawa kimia dalam coklat menghasilkan serotonin, membantu stimulasi otak sehingga kita merasa santai dan tenang.

Selain itu, konsumsi coklat yang cukup mampu memberi asupan antioksidan yang membantu mempertahankan daya tahan tubuh. Hitungannya, sebatang coklat dapat memenuhi 15% kalsium dan magnesium yang dibutuhkan oleh tubuh.

Kandungan theobromine dan caffein dalam cokelat juga memberikan energi bagi tubuh. Kedua substansi ini dikenal memberikan efek terjaga bagi yang mengkonsumsinya. Oleh karena itu ketika kita terkantuk-kantuk di kubikel kantor pada sore hari, makan coklat cukup manjur untuk membuat kita bergairah kembali.

Dengan kemampuan menghambat oksidasi kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, cokelat dapat mencegah risiko penyakit jantung koroner dan kanker. Kandungan flavanoid yang tinggi bertindak sebagai antioksidan dan membantu melindungi kita dari penyakit serius seperti kanker. Flavanoid ini juga berguna untuk mencegah tekanan darah tinggi.

Belum ada bukti bahwa coklat menimbulkan jerawat. Coklat juga tidak bisa dikatakan sebagai penyebab utama munculnya plaque gigi karena plaque gigi juga bisa timbul pada orang yang mengkonsumsi makanan biasa sehari-hari. Hanya saja coklat perlu diwaspadai, khususnya bagi orang-orang yang rentan menderita batu ginjal. Konsumsi 100 g coklat akan meningkatkan ekskresi oksalat dan kalsium tiga kali lipat. Oleh karena itu kiat sehat yang bisa dianjurkan adalah minumlah banyak air sehabis makan coklat.


2 Responses to “cokelat: pahit rasanya, banyak manfaatnya”


  1. 1 lefanu
    July 4, 2008 at 7:40 am

    beli cokelat alami yang gak lewat proses pabrikasi, di mana ya? imel aku ya
    le_fanu87@yahoo.com

    makasi

  2. February 13, 2009 at 7:15 am

    sudah dalam beberapa bulan ini aku mengkonsumsi coklat van houten bubuk dengan cara dibuat minuman hangat dengan gula tropika/tanpa gula, karena saya seorang diabetesi, menurut hasil googling saya katanya coklat mampu melawan diabetes. tapi merk itu bagus gak ya memang rasanya pahit seperti coklat asli tapi cara pengolahan di pabrik nggak tahu apa ada campuran tepung apa murni dari cacao?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


June 2008
M T W T F S S
« May   Aug »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Archives

Flickr Photos

Lago di Braies

Red and Gold

Sol Duc Falls

Wasting Light

Back to forest

Red Lane 3

Prairie Falcon 2016

Suitcases

More Photos

%d bloggers like this: